Selasa, 17 Mei 2011

Dodol dan Kopi Ganja

Dodol dan Kopi Ganja
Category: Personal,Tips,Umum Tags: , ,
Dodol GanjaBeberapa minggu yang lalu saya sempat posting kemungkinan tentang dibukanya kebun ganja di Aceh. Nah, kali ini saya mau tunjukkan salah satu hasil olahan ganja yang sering kali beredar di Aceh :) Eit, nanti dulu… jangan dipikir karena saya posting tentang produk ganja ini, otomatis saya pernah mencobanya. Kecuali kopinya saya sruput dikit :-D. Saya hanya tertarik untuk membuktikan bahwa memang benar ada produk dari ganja yang beredar di Aceh, walaupun itu harus melalui bawah tangan untuk mendapatkannya. Dan kali ini saya berhasil mengabadikan kopi dan dodol yang terbuat dari ganja. *Hai medon, sori dodolnya belom bisa terkirim* Nah, silakan lihat foto-foto dibawah ini : Kopi Ganja 1 Yang ada disebelah kanan itu kopi ganja yang sudah siap untuk diminum, gambar ini saya ambil di salah satu warung kopi. Pemilik warung hanya tersenyum waktu salah satu rekan saya minta diseduhkan kopi yang kami bawa, mereka sudah mafhum bahwa kopi yang kami bawa itu spesial :-D. BTW, yang sisi sebelah kiri itu juice timun biasa, murni tanpa campuran ganja :)) Kopi Ganja 2 Nah, yang diatas itu kondisi kopi ganja yang sudah habis diminum. Sisi sebelah kiri itu stok kopi ganja yang dibawa salah seorang rekan. cukup banyak juga yah :). Dari hasil yang saya minum sedikit, tidak ada perbedaan dengan kopi biasa, cuma memang saya jadi sulit tidur. Kurang tahu juga apa karena ini efek ganja-nya atau karena memang saya yang lagi betah melek 8-} Dodol Ganja 1 Kalau yang diatas ini adalah dodol ganja yang dibungkus seadanya oleh plastik. Ini murni home industri. Jangan pernah mengira dodol ini dibungkus dengan kardus menarik seperti dodol garut. Untuk rasa saya kurang mengerti karena saya tidak mencobanya. Melihat warnanya yang coklat kehijau-hijauan, sepertinya dodol ini memiliki campuran ganja yang cukup banyak. Terima kasih buat Mamo Demank KPLI atas kiriman dodolnya :) Dodol Ganja 2 Sementara yang diatas ini adalah kondisi dodol ganja yang telah dipotong, secara tampak luar ya seperti dodol biasa. Hanya saja kalau dodol garut berbentuk kotak-kotak kecil sementara dodol ganja ini seperti nasi timbel yang dibungkus oleh daun pisang. Secara umum, dari teman-teman saya yang pernah/sering mencoba dodol ataupun kopi ganja, menurut mereka sih tidak ‘terlalu’ memabukkan *masih katanya loh*. Memang ukuran ‘terlalu’ ini relatif bagi sebagian orang. Tapi salah satu rekan bercerita, jangan pernah membayangkan kalau kopi atau dodol ini memabukkan, karena jika di pikiran anda mengatakan bahwa kopi dan dodol ini memabukkan, maka secara sugesti anda akan merasa mabuk ketika mencicipinya, padahal sebenarnya tidak seperti yang ada dalam pikiran anda. Percaya omongan rekan saya atau tidak, ya diserahkan ke masing-masing pendapat kita sendiri. Selama ini ganja itu selalu identik dengan yang negatif, padahal ada produk lain yang bisa dihasilkan oleh ganja. Dilain sisi produk tersebut sangat memungkinkan untuk diproduksi secara massal, sehingga mampu menghasilkan keuntungan bagi negara. Menurut saya ini hanyalah masalah mindset dan niat kita semua untuk menyikapinya. Kalau kita sudah memiliki mindset negatif tentang ganja dan tidak mau membuka diri tentang diskusi positif untuk ganja, maka kita akan selalu berpikir bahwa ganja itu narkoba, padahal kenyataannya tidak! Semuanya kembali kepada kita untuk menyikapinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar